Akpar Majapahit lebih menitikberatkan pada bidang profesionalisme . Namun, menurut Ir. Juwono Saroso selaku Presdir Tristar Group mengatakan bahwa para mahasiswa tetap memiliki kesempatan untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Berdasarkan hal tersebut, dirasa perlu untuk memiliki wadah tersendiri. Berikut beberapa culinary project Akpar Majapahit, seperti :
1. Matoa Café
Berdirilah Matoa sebagai lembaga yang menjadi wadah tersebut. Nama Matoa merupakan kependekan dari Majapahit Tourism Academy. Disamping itu kata Matoa juga mudah diucapkan dan dikenal oleh banyak orang yang juga dikenal sebagai salah satu nama buah yang ada didaerah Irian Jaya. Matoa inilah yang rencananya akan menjadi ujung tombak pengembangan usaha Akpar Majapahit. Branding Matoa diharapkan nantinya tidak kalah melambungnya dengan Akpar Majapahit.
2. Naomi Café
Untuk mendukung kegiatan praktik mahasiswi S1 Culinary Business Akpar Majapahit. Matoa Holding selaku pengelola kampus, mendirikan Naomi Cafe & Resto baru didirikan pada tanggal 8 Januari 2014. Bapak Ir. Juwono Saroso, selaku Pembina Yayasan Akpar Majapahit memang selalu berinovasi melebarkan sayap di bisnis kuliner dan industry pariwisata. Prabu Galih Setyo Pamungkas yang akrab disapa “Galih’ telah diberi wewenang dan tanggung jawab untuk menjadi Executife Chef dalam mengelola cafe tersebut. Dibantu Dr Conny dan Chef Haris Suseno selaku tim konsultan cafe yang berasal dari Akpar Majapahit. Mereka membentuk secara tim agar Naomi Cafe & Resto berjalan dengan lancar dan sesuai tujuan.
3. D’Hizteria Café & Resto
Tak hanya itu pihak management Matoa Holding juga membuka D’Hizteria Café & Resto di jalan Rungkut Mapan FA-3 Surabaya. Grand opening dilaksanakan pada 2 Juli 2014, bertepatan pada bulan Ramadhan 1435 H yang dihadiri oleh kolega, dosen dan karyawan dari Akpar Majapahit. Sehingga dengan hadirnya D’Hizteria Café & Resto diharapkan dapat menjadi pillihan masyarakat yang ingin berbuka puasa bersama keluarga, kerabat ataupun kolega.
D’ Hizteria Café & Resto juga menyediakan menu sahur ketika bulan Ramadhan yang kala itu juga bertepatan dengan putaran final FIFA World Cup 2014 dengan membuka program nonton bareng FIFA World Cup. Café tersebut menggunakan konsep Cozy Natural Classic yang fokus pada entertainment café. Café ini akan semakin terasa berbeda dengan kebanyakan café lainnya. Hal ini terbukti dengan adanya berbagai event menarik di setiap akhir pekan seperti sushi festival, suki festival, barbeque party dan sebagainya.
(culinary project)
|
|
![]() |


The culinary project concept shared here is very creative and useful for students interested in combining technology with food, tourism, and customer experience applications. Projects in this area can include recipe recommendation systems, restaurant management platforms, and smart ordering applications that improve user engagement. Students exploring innovative development ideas can also check Ecommerce Projects for practical implementations related to online ordering and digital business solutions.
ReplyDeleteModern culinary applications increasingly rely on intelligent systems, analytics, and personalized recommendations to enhance customer satisfaction. Integrating concepts from Data Science Projects for Final Year can help students build smarter food and hospitality solutions using trend analysis, recommendation engines, and customer behavior insights. This post gives a good inspiration for interdisciplinary project development.
ReplyDelete