Graha Tristar

D3 MANAJEMEN PERHOTELAN DAN PARIWISATA

D3 PERHOTELAN SPESIALISASI F&B PRODUCT

Mahasiswa Culinary Class Akpar Majapahit Praktik Masak Malaysian Food

Praktik Buat Tiga Masakan Malaysian Food
PADA pertemuan hari kedelapan, Rabu (25/01/2017), 12 mahasiswa Culinary Class kembali dibekali teori dan praktik membuat masakan Malaysia (Malaysian Food) oleh chef Nadya Ratri SPd, MKes., di Dapur Culinary 2, Lantai 3, Kampus Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya.

Materi pada pertemuan hari kedelapan tersebut, mahasiswa praktik membuat tiga resep masakan Malaysia (Malaysian Food) yakni Pilaf Rice (nasi kuning ala Malaysia), Chinese Green Bean with Peanut (tumis kacang buncis) dan Hot & Sour Fish (ikan kakap bumbu asam pedas).

Sekadar informasi, gaya kuliner Malaysia dipengaruhi oleh berbagai budaya dari seluruh dunia. Penduduk Malaysia terdiri terutama dari tiga etnis utama yakni Melayu, China dan India, dengan sejumlah kelompok etnis lain yang hidup bersama dalam harmoni umumnya.

Sebagai hasil dari migrasi sejarah dan keuntungan geografis Malaysia, gaya kuliner Malaysia adalah campuran Melayu, China, India, Thailand dan masakan Arab (untuk beberapa jenis). Hal ini menghasilkan sebuah simfoni rasa, sehingga menjadikan masakan Malaysia itu sangat eksotis.

Wisata kuliner Malaysia tidak kalah dengan wisata kuliner Negara lain di kawasan Asia Tenggara. Makanan khas negeri Jiran (Malaysia) ternyata juga sangat bervariasi dan sejumlah makanan Malaysia yang terkenal sedapnya tentu sangat disuka wisatawan asing yang berkunjung ke negeri tersebut.

Dalam praktik Rabu (25/01/2017), pekan lalu, mahasiswa diajarkan membuat Pilaf Rice atau nasi kuning ala Malaysia yang memadukan budaya kuliner Melayu dan Arab. Cita rasa Pilaf Rice cenderung bernuasa Arab seperti nasi kebuli, tetapi bedanya tidak dicampur daging kambing melainkan dicampur kismis, sehingga nasi kuning itu berasa gurih, asam dan manis.

Selain praktik masak membuat Pilaf Rice, mahasiswa juga diajarkan membuat Chinese Green Bean with Peanut atau tumis kacang buncis muda dengan ditaburi bubuk kacang tanah yang disangrai sebagai topping-nya. 

Masakan ini merupakan perpaduan antara budaya kuliner Melayu dengan China. Kacang buncis muda yang berasa manis berpadu dengan gurihnya bumbu tumis plus taburan bubuk kacang tanah yang disangrai memberikan sensasi tersendiri saat menyantap makanan tersebut. 

Selain praktik langsung membuat Pilaf Rice dan Chinese Green Bean with Peanut yang diasuh chef  Nadya Ratri, mahasiswa Culinary Class juga diajarkan cara membuat Hot & Sour Fish (ikan kakap bumbu asam pedas) yang sedap dan nikmat. Aroma dan cita rasa kaldu ikan kakap yang diperkaya dengan bumbu rempah-rempah khas Malaysia, tentu akan menggugah selera makan Anda.

Untuk memudahkan pekerjaan di dapur, 12 mahasiswa Culinary Class dibagi dalam empat kelompok, masing-masing beranggotakan tiga orang. Kelompok 1 anggotanya adalah Aisyah Nadia Ambarsari, Yuli Purwaningsih dan Adhi Fauzan Rafi, sedangkan Kelompok 2 terdiri dari Giovanni Sandhika Pratama, Ayu Yuni Soleha dan Bagas Septiando Azhari.

Sementara itu, Kelompok 3 beranggotakan si kembar Yudha Pratama Susilo, Yudhi Pratama Susilo dan Abdul Aziz Romadhoni, sedangkan Kelompok 4 anggotanya terdiri dari Antonius Wianditya Ivan Pradipta, Siti Saodah dan Desy Rizky Utami.

Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit, silakan datang langsung ke Kampus Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, sekarang juga. (ahn)

Entri Populer