Graha Tristar

D3 MANAJEMEN PERHOTELAN DAN PARIWISATA

D3 PERHOTELAN SPESIALISASI F&B PRODUCT

22 Mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Kelas Siang Simulasi Jadi Bartender di Mini Bar Kampus

Dibimbing Dosen Mata Kuliah Bar, Yoseph Agung Priyo Widodo

PADA hari Kamis (19/01/2017), 22 mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Kelas Siang, melakukan simulasi menjadi seorang bartender dengan dibimbing langsung oleh Yoseph Agung Priyo Widodo, Dosen mata kuliah Bar di Mini Bar Lantai 4, Gedung Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya.


22 mahasiswa yang melakukan praktik simulasi menjadi seorang pelayan bar (bartender) profesional kemarin siang adalah Septian Nandasima K, Andy Arianto Kurniawan, Calvin Natanael Wijaya, Astrid Veronika, Rachel Dharmadipraja, Agus Hermawan, Sophia Sela Maitreya, Martha Marwah Zumah, Raditya Rahman Fadillah E.P., Stephen Rio Sanjaya, Dwika Satrio Darmawan, Harry Gilbert Harvery, Shela Prenatania, Lorensa Optika Putri, Gabriela Clarita Permata Sari, Shirin Alhamid, Febby Nurrafdi, Nisrina Xaviera Dewi, Try Hartono, Aditya Kevin D.P., Martha Ayu Indira Putri dan Nadia Halwatin.

Dalam simulasi tersebut, Yoseph, sapaan karib Dosen mata kuliah Bar Akpar Majapahit, meminta setiap anak didiknya yang memposisikan diri sebagai seorang pelayan bar (bartender) profesional tampil berkomunikasi memakai bahasa Inggris saat menjelaskan satu minuman spesial yang tersedia di barnya. 

Dari buku ajar Bar yang dipegang masing-masing mahasiswa, sebelum melakukan simulasi mereka diminta memilih salah satu dari 22 resep minuman baik yang beralkohol (cocktail) maupun non alkohol atau aneka juice (mocktail), seperti Black Beauty, Lychee Tea, Orange Juice, Pineapple Juice, Cranberry Juice, Sweet & Sour dan Grape Fruit Juice (kelompok mocktail), sedangkan Gin Sling, Bacardi Blosom, Margarita, Tom Collin, Long Island dan Wiskey Sous (kelompok cocktail).

Sesuai kesepakatan dengan dosen pembimbing, setiap mahasiswa kemudian diminta menghafalkan komposisi bahan minuman (ingredient) yang akan disimulasikan di hadapan dosen di mini bar kampus. Tidak hanya itu, setiap mahasiswa juga wajib tahu dan paham bagaimana teknik meracik minuman yang benar, apa nama gelas yang akan dipakai dan bagaimana pula cara membuat garnish-nya, sebelum minuman tersebut disajikan kepada pengunjung bar atau tamu.

Usai tampil di hadapan dosen pembimbingnya, Nadia Halwatin menuturkan, dirinya yang memposisikan diri sebagai bartender dengan antusias menjawab pertanyaan pengunjung bar (Yoseph sebagai tamu) yang bertanya ada minuman spesial (non alkohol) apa di bar tersebut. Nadia pun menjawab (dalam bahasa Inggris), ada yakni Black Beauty

Sebelum meraciknya, gadis yang tampil cantik dengan hijab di kepala ini menerangkan kalau komposisi Black Beauty  meliputi cocholate powder, milk, sugar syrup, vanilla ice cream dan cold strong coffee. Teknik membuatnya dengan di-mixer. Bahan minuman itu kemudian dituangkan ke dalam gelas jenis sundae glass (gelas es krim).

”Sebelum disajikan kepada tamu, minuman tersebut di-garnish lebih dulu dengan whipped cream, ditaburi parutan dark cocholate dan greather nutmeg,” terang Nadia kepada kru www.culinarynews.info, usai tampil menjadi bartender di mini bar kampus, Kamis (19/01/2017) siang.

Setelah Nadia Halwatin, giliran yang tampil di hadapan dosennya adalah Martha Ayu Indira Putri menjelaskan cara meracik minuman beralkohol, Gin Sling, sedangkan Aditya Kevin D.P., menerangkan teknik meracik Bacardi Blosom, juga jenis minuman beralkohol di hadapan dosen pembimbingnya.

Gin Sling bahannya meliputi dry gin, lime juice, simple syrup ditambah soda kemudian di-shake (dikocok). Minuman beralkohol tersebut dimasukkan gelas jenis cocktail glass dan disajikan kepada pengunjung bar tanpa di-garnish.

Sementara itu, Bacardi Blosom bahannya terdiri dari orange juice, lemon tea, Bacardi light dan simple syrup. Bahan-bahan tersebut dijadikan satu kemudian di-shake hingga tercampur sempurna, kemudian racikan minuman itu dituangkan ke dalam gelas cocktail. Sebelum disajikan kepada tamu, minuman berakohol tersebut di-garnish dengan greather nutmeg.

Secara umum kegiatan tersebut bertujuan mendekatkan diri mahasiswa dengan dunia kerja di industri perhotelan. Hal ini sekaligus untuk membandingkan antara teori dan praktik di kelas dengan praktik nyata di dunia kerja. Oleh karena itu, dalam meracik minuman yang ada di buku ajar Bar, semuanya mengacu pada standard operational procedure (SOP) di industri perhotelan.

Selain itu, dengan simulasi semacam ini, mahasiswa bisa mengasah kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris, meningkatkan kepercayaan diri  (confidence) seseorang ketika berkomunikasi dengan orang lain, sekaligus mengaplikasikan etika berbicara dengan orang lain terutama tamu atau pengunjung bar yang baik dan benar.

Nah, Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit, silakan menghubungi Divisi Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)

Entri Populer