Graha Tristar

D3 MANAJEMEN PERHOTELAN DAN PARIWISATA

D3 PERHOTELAN SPESIALISASI F&B PRODUCT

Lebih Dekat dengan Kania Ayu Khuzaimah, Mahasiswa D3 Akpar Majapahit

Dikader Jadi Manager Café, Dalami Pastry pada Program Studi Perhotelan


 
KEBERUNTUNGAN sepertinya selalu berpihak pada diri Kania Ayu Khuzaimah, mahasiswa Konsentrasi Pastry (Patisserie) D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, yang saat ini mengambil crash program.
Kania, demikian gadis cantik ini biasa disapa, mantap memilih kelas akselerasi perkuliahan pagi dan siang demi mengejar dead line kelulusan hanya dua tahunan dari  Akpar Majapahit Surabaya seperti harapan orang tuanya.  
 

 
Dengan mengambil kelas akselerasi pada crash program, perkuliahan anak kedua dari empat bersaudara pasangan Ading Assegaf dan Neneng Kusuma Dadari itu, tidak ditempuh selama tiga tahun melainkan cukup dua tahun saja di D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit.

 
Sehubungan dengan keputusannya tersebut, maka Kania suka tak suka, mau tidak mau, harus bekerja ekstra keras mengikuti perkuliahan kelas pagi yang fokusnya mengupas tuntas tentang sisik melik dunia perhotelan melalui pendekatan industri. Sementara itu untuk perkuliahan di kelas siang, Kania belajar pastry lanjutan (advanced pastry class) dengan sejumlah mahasiswa lainnya.

 
Dalam kesehariannya, arek Suroboyo yang berpenampilan kalem ini termotivasi untuk memperdalam pengetahuan seputar sisik melik dunia pastry (patisserie) yang belum dikuasainya, sedangkan pendalaman di kelas culinary, ia terus terang tidak berminat.

 
”Pasalnya, umi (sapaan akrab ibunya, Neneng Kusuma Dadari) boleh dibilang  jago masak, mengingat umi sehari-hari kerjaannya mengurusi kitchen Hotel Antariksa. Jadi saya didorong orang tua untuk belajar pastry secara all out,” ujar Kania, disela-sela melayani tamu dari tim Marketing Akpar Majapahit, di Patata Steak & Soup Café Hotel Antariksa, Jl. Gresik 97 Surabaya, Sabtu (06/08/2016) sore.

 
Sejauh ini, seusai praktik masak di dapur pastry kampus Akpar Majapahit, dirinya dengan di dampingi umi dan abi-nya (Ading Assegaf), mencoba mengaplikasikan resep yang telah diajarkan oleh chef Renny Savitri M.Par., dosen pastry Akpar Majapahit, di rumah, misalnya membuat angsle dan ronde yang enak.

 
Tidak hanya itu, resep membuat baking & cake, aneka cocktail & mocktail termasuk es krim, es puter dan barista (minuman kopi dan turunannya)  juga diutak-atik lagi di rumah agar nantinya resep-resep itu bisa diterima konsumen yang menjadi tamu Hotel Antariksa yang saat ini diurus oleh kedua orangtuanya.

 
Begitu juga saat umi menyiapkan bumbu steak, sauce, soup, aneka masakan Italia seperti spaghetti bolognaise, fettucinni carlon, mac & cheese, baked potato cheese dari rumah, dirinya juga diajarkan bagaimana membuat steak daging sapi maupun daging ayam yang enak dan disuka konsumen. 

 
Tidak hanya itu, umi juga mau berbagi dengan Kania bagaimana meracik minuman herbal yang fresh dan menyehatkan badan seperti yellow buble, yellow frozen, lime, teh tarik, jeruk manis. 

 
Sebelum menerima tongkat estafet dari umi-nya untuk mengelola Patata Steak & Soup Café di Hotel Antariksa, Kania mengungkapkan keingingannya untuk magang lebih dulu di hotel berbintang --bisa di Surabaya atau Denpasar (Bali), sebelum menjadi seorang manager café yang saat ini masih diurus orang tuanya.

 
Pepatah bilang sambil berenang minum air atau sekali merengkuh dayung, dua tiga pula terlampaui diyakini betul oleh Kania. ”Artinya, jika Anda ingin berhasil dalam satu urusan, maka Anda harus bersungguh-sungguh mencintai pekerjaan tersebut. Jika seseorang ingin sukses dalam karier maupun bisnis, maka Anda harus profesional di bidang tersebut,” tuturnya kepada kru www.culinarynews.info.

 
Diakui Kania, sebelum ditunjuk menjadi manager café, dirinya sejak lulus SMA Mei 2015 lalu diberi kesempatan umi untuk memperdalam pengetahuan tentang masak memasak. Sejak ia menjadi mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit, dirinya setiap akhir pekan mendapat job baru menjaga café mulai pukul 15.00 sampai 22.00.

 
Menurut Kania, ini tantangan yang tidak ringan karena fokusnya sekarang tidak hanya kuliah, melainkan juga belajar menjadi calon manager café. Nah, karena tidak ingin mengecewakan keinginan orang tua, Kania pun berjanji untuk belajar dan bekerja sungguh sungguh demi meraih kesuksesan.

Selamat dan sukses Kania Ayu Khuzaimah. God Bless You…! (ahn)

Entri Populer